Jakarta –
Masa mudik Lebaran telah dimulai seiring libur anak sekolah mulai 16 Maret 2026. Nah buat detikers yang mudik, ini Situasi cuaca Di Indonesia. Beberapa Daerah Berpeluang hujan lebat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan Di Umumnya Situasi atmosfer Di sebagian besar Daerah Indonesia masih relatif kondusif. Tetapi ada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang Di beberapa Daerah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Plt Deputi Bidang Meteorologi, Andri Ramdhani menyampaikan beberapa potensi hujan lebat Bagi:
Hujan Bersama intensitas Lagi hingga lebat Di sebagian Daerah Sumatera serta sebagian Jawa Pada Ditengah dan timur.
Potensi hujan juga dapat terjadi Di sebagian Daerah Sulawesi Selatan dan Papua.
Andri menjelaskan bahwa Kegiatan Madden-Julian Oscillation (MJO) Di ini masih aktif Di Daerah selatan dan timur Indonesia. Situasi tersebut, yang juga diikuti Dari Kegiatan Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin Di Di Daerah Indonesia Di periode 13-20 Maret 2026, turut memperkuat dinamika atmosfer yang mendukung Kemajuan awan hujan Di sebagian Daerah. Situasi ini juga dipengaruhi Dari kelembapan udara yang relatif tinggi serta Situasi atmosfer yang cukup labil.
Kemajuan Awan Hujan Di Maluku dan Papua
Di sektor penerbangan BMKG mengidentifikasi adanya potensi Kemajuan awan Cumulonimbus (CB) Bersama cakupan cukup luas Di sebagian jalur mudik, terutama Di Daerah Laut Maluku dan utara Papua. Potensi kemunculan awan ini diprakirakan mencapai lebih Di 75 persen, yang berarti awan hujan Berpeluang muncul cukup sering Supaya perlu menjadi perhatian Bagi Kegiatan penerbangan Di Daerah tersebut.
“BMKG juga Meramalkan potensi gelombang tinggi lebih Di 2,5 meter berpeluang terjadi Di Laut Maluku dan Perairan Utara Papua yang dapat memengaruhi Kegiatan transportasi laut. Di Di Itu, Kelompok pesisir Di Daerah Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Ditengah, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan juga perlu mewaspadai potensi Bencana Alam rob yang diprakirakan terjadi secara bergantian mulai 14 hingga 19 Maret 2026,” ujar Andri Di rilis BMKG Di Sabtu (14/3/2026).
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengingatkan Kelompok agar tetap Tenteram Tetapi waspada Di menyikapi perkembangan cuaca Di perjalanan mudik. Faisal menekankan Kelompok merujuk Di sumber informasi resmi dan terpercaya serta tidak mudah terpengaruh Dari informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, kesiapan Kelompok Di Menyimak pembaruan prakiraan cuaca menjadi Pada penting Di mendukung perjalanan yang aman dan nyaman.
“Tetap pantau informasi cuaca darat, laut, dan udara yang terbarui Bagi menyesuaikan Ide perjalanan mudik Lewat berbagai kanal resmi BMKG,” kata Faisal.
(nwk/nwk)
Nograhany Widhi Koesumawardani
Jurnalis detikcom. Masuk dunia jurnalistik Dari SMA, bergabung Bersama detikcom Di 2006 usai lulus Di Universitas Brawijaya. Aktif meliput Topik nasional, kini menangani topik seputar Belajar, sains dan semacamnya.
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Cuaca Masa Mudik Lebaran 14-20 Maret 2026, Ada Potensi Hujan Di Daerah Ini











