Banyak Kampus Hancur, UGM Siap Terima Kandidat Mahasiswa Asal Gaza


Jakarta

Serangan militer Israel hingga kini terus menghancurkan bangunan-bangunan Hingga Gaza, Palestina. Termasuk juga kampus-kampus besar seperti Al-Azhar University Gaza.

Melihat keprihatinan pelajar-pelajar Hingga Gaza tersebut, Universitas Gadjah Mada (UGM) berkomitmen Untuk membuka Potensi Untuk Kandidat mahasiswa asal Gaza Untuk menempuh Pembelajaran Hingga kampus asal Lokasi Istimewa Yogyakarta tersebut.

Dekan Fakultas Kedokteran, Keadaan Kelompok, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Prof dr Yodi Mahendradhata, M Sc, Ph D, FRSPH menyebut Di ini sudah ada delapan mahasiswa asal Gaza yang mengikuti proses masuk UGM.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Salah satu Untuk mahasiswa tersebut bernama Dina, mahasiswa kedokteran asal Al-Azhar University Gaza yang terpaksa terhenti Ke 2023, sebab kampusnya menjadi sasaran bom hingga hancur lebur,” katanya dikutip Untuk laman UGM, Sabtu (7/3/2026).

UGM Ingin Bangkitkan Pembelajaran Kedokteran Hingga Gaza

Yodi mengatakan, UGM ingin membangkitkan kembali Pembelajaran kedokteran dan Keadaan Hingga Gaza. Di Langkah Tersebut, UGM menyediakan ruang belajar yang aman Untuk Kandidat-Kandidat Praktisi Medis asal Gaza ini.

“Cerita Dina dan teman-temannya tersebut merupakan satu sekian banyak catatan yang mewarnai fakultas ini Untuk mencerdaskan dan memajukan Keadaan bangsa dan dunia,” ungkapnya.

UGM Fasilitasi Pelajar Untuk Lokasi 3T

Selain fokus Ke mahasiswa asal Gaza, Yodi juga menyampaikan bahwa UGM juga menyediakan fasilitas Pembelajaran Untuk mahasiswa Untuk Daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Yodi Lalu menceritakan seorang lulusan UGM asal Papua yang inspiratif. Ia adalah dr Merlins Renatasia Waromi, Sp MK.

Merlins adalah lulusan tercepat Ke jenjang Pembelajaran Praktisi Medis spesialis. Ia hanya menempuh Pembelajaran Untuk 3 tahun 6 bulan 12 hari.

Kisah Merlins menjadi dorongan Untuk UGM Untuk membuka kesempatan yang lebih luas Untuk Kandidat mahasiswa asal Daerah 3T.

“Alhamdulillah bulan lalu, kita turut menorehkan sejarah, Di FK Uncen Melakukan PPDS pertama Hingga tanah Papua, PPDS anestesi,” jelas Yodi.

Hal tersebut seraya Di upaya FK UGM Untuk mencetak jumlah lulusan yang lebih banyak. Data terakhir menunjukan bahwa FK UGM telah melahirkan 8,1% guru besar.

(cyu/nah)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Banyak Kampus Hancur, UGM Siap Terima Kandidat Mahasiswa Asal Gaza

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้