Jakarta –
Suami Wakil Pembantu Presiden Tim Menteri Pembelajaran Tinggi, Sains, dan Keahlian (Wamendiktisaintek) Stella Christie, Bartlomiej Czech (Bartek) dinyatakan lewati masa kritis. Bartek Sebelumnya Itu Merasakan kecelakaan Di bermain ski Ke Aspen, Colorado, Amerika Serikat.
Stella mengakui, Sebagai bisa sembuh secara total masih ada perjalanan yang Bartek harus jalani. Kendati demikian, kini mereka bisa bernapas lega lantaran masa-masa mencekam sudah terlewati.
“Perjalanan Di kesembuhan total masih sangat panjang sekali. Tapi yang kritis sudah lewat,” ujar Stella Untuk postingan Instagram miliknya, dikutip Selasa (3/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Terima kasih banyak atas doa dan Pemberian Untuk Indonesia. Terima kasih banyak,” sambung Bartek.
Langsung Baca Paper Fisika dan AI
Stella menjelaskan kronologi kecelakaan sang suami yang merupakan seorang fisikawan ternama Ke dunia. Ke 11 Januari 2026 atau 6 hari Sebelumnya kecelakaan, Bartek bertolak Hingga Aspen, Colorado Sebagai bekerja.
“Ada meeting Di fisikawan teori dan orang-orang AI (Kecerdasan Buatan), Malahan Sergey Brin pendiri Google,” cerita Stella.
Stella menyebut Bisa Jadi Akansegera ada pertanyaan mengapa fisikawan bisa berkumpul Didalam orang-orang AI. Jawabannya, banyak orang Ke balik hadirnya AI tadinya adalah fisikawan teori.
Salah satunya adalah pencipta platform AI ChatGPT yang merupakan murid suaminya Ke Stanford University. Meeting atau pertemuan para profesor-profesor elit ini berlangsung Ke desa ski Ke Aspen, Colorado.
“Dan sambil membicarakan pekerjaan, sambil juga ski,” katanya.
Ke dasarnya, ski bukan hal Mutakhir Untuk keluarga Stella. Wamen Stella menyebut, keluarganya sering Hingga Aspen dan sangat berpengalaman ski. Malahan sang putra, Bayu, telah diajak berkemah Ke salju dan ski Sebelum usia 3 tahun.
“Malahan lebih sering ski Ke gunung bebas, bukan Ke ski resort,” imbuh Stella.
Kecelakaan terjadi Ke 17 Januari 2026 lalu. Kala itu, Prof Bartek sebenarnya ingin bermain ski sebentar Sebelumnya kembali Hingga Beijing, China Ke sore hari.
Stella menuturkan, ia sudah melihat rute ski yang dilalui Bartek, yang bernama “Lucky Find”. Didalam Penghayatan yang ada, rute tersebut seharusnya bisa dilalui Didalam mudah.
“Ini harusnya ski yang sangat mudah Lantaran Ke resort skiing (tempat penginapan yang memang dikhususkan Sebagai bermain ski bukan gunung bebas). Tapi, yang terjadi kecelakaan parah,” paparnya.
Proses evakuasi Bartek dilakukan Didalam helikopter Hingga Fasilitas Medis Grand Junction, Colorado. Stella yang berada Ke Indonesia Menyambut kabar tersebut dan langsung terbang menemui suaminya.
Setelahnya melewati tiga operasi, Bartek dinyatakan telah Lewat masa kritisnya. Ia berhasil kembali duduk Ke 24 Januari 2026 atau 7 hari Setelahnya kecelakaan.
Wamen Stella membagikan kegiatan pertama suaminya Setelahnya bisa duduk. Tampak Prof Bartek Ditengah membuka laptop dan membaca paper (jurnal) fisika.
“Yang pertama dilakukan ketika bisa duduk adalah…. mikirin paper fisika!,” ungkap Stella.
AI Bisa Gantikan Manusia atau Tidak?
Berdasarkan meeting yang dilakukan Sebelumnya Itu, Bartek membagikan jawaban pendiri Google, Sergey Brin soal apakah AI bisa gantikan manusia atau tidak. Menurut Sergey, seseorang yang sangat ahli Ke bidangnya tidak Akansegera tergantikan Dari AI.
“Sergey Brin sendiri bersabda kalau orang yang sangat ahli Untuk bidangnya tidak Akansegera diganti (Dari AI), tetapi Akansegera empower (lebih berdaya),” beber Bartek.
Sebagai Gantinya, orang yang belum terlalu ahli Ke suatu bidang Bisa Jadi Akansegera tergantikan Dari AI Ke masa Di menurut Bartek.
“Dia (Sergey Brin) belum bilang secara langsung, tapi saya rasa, dia pikir orang yang kurang ahli atau belum sangat baik Untuk bidangnya memang Akansegera diganti (Dari AI),” sambungnya.
Prof Stella Kembali Hingga Tanah Air
Usai dinyatakan membaik, Stella memilih meninggalkan Bartek Ke Fasilitas Medis Grand Junction, AS Sebagai Perawatan sendirian. Sebelum 2 Februari 2026, Stella kembali Hingga Tanah Air Sebagai menjalankan tugasnya sebagai Wamendiktisaintek.
Stella membeberkan Akansegera ada pertemuan Didalam UK University Ke Jakarta. Ke Di Yang Sama, ia berharap semoga suaminya terus Untuk keadaan membaik.
“Hidup kadang Ke luar Wacana. Walaupun sering ski ternyata tetap bisa celaka. Tetapi segalanya tetap membawa makna. Begini cerita tentang manusia, AI, dan fisika,” kata Stella Untuk keterangan postingannya.
(det/twu)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Suami Wamen Stella Lewati Masa Kritis, yang Dipikirkan Paper Fisika & AI











