Jakarta –
Pemerintah Finlandia Mengeluarkan hendak menetapkan syarat pendapatan minimum Bagi mahasiswa Asing Di luar Uni Eropa. Berdasarkan Wacana tersebut, mahasiswa yang ingin membawa anggota keluarga Di Finlandia diharuskan menunggu setidaknya satu tahun Sebelumnya mengajukan permohonan reunifikasi keluarga.
Berdasarkan lembaga penyiaran publik Yle, dikutip Di Anadolu, Di konferensi pers Kamis (18/12/2025), Pembantu Presiden Tim Menteri Ketenagakerjaan Finlandia, Matias Marttinen langkah-langkah tersebut dimaksudkan Bagi Menyambut Baik kesulitan yang Lebih Meresahkan yang dialami Dari mahasiswa Di luar negeri.
Pemerintah Finlandia juga Lagi Merencanakan apakah Berencana melarang penggunaan agen Pembelajaran tidak resmi. Mahasiswa hanya diperbolehkan menggunakan agen yang Memiliki perjanjian resmi Di universitas-universitas Finlandia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langkah ini menyusul investigasi Dari Yle, yang menemukan agen Pembelajaran pihak ketiga telah menyebarkan informasi palsu dan menyesatkan kepada Kandidat mahasiswa Yang Berhubungan Di kehidupan dan pekerjaan Di Finlandia.
Menurut investigasi tersebut, informasi yang salah tersebut telah menimbulkan konsekuensi serius. Beberapa mahasiswa internasional Merasakan kesulitan keuangan yang parah dan bergantung Di Pemberian Bagi bertahan hidup.
Di Pada Yang Sama, Inggris Kembali Gabung Beasiswa Erasmus
Inggris Berencana bergabung kembali Di Langkah Erasmus mulai 2027. Keputusan ini dilakukan enam tahun Sesudah mereka Mengeluarkan mengakhiri partisipasinya, sebagai Pada Di kesepakatan Bagi meninggalkan Uni Eropa.
Sesudah bergabung kembali, warga Inggris dapat menghabiskan satu tahun belajar Di universitas-universitas Eropa sebagai Pada Di Langkah gelar mereka Di Inggris. Mahasiswa tidak perlu membayar biaya tambahan. Hal Sebagai Alternatif juga berlaku Bagi mahasiswa Eropa.
Dikutip Di BBC, berdasarkan kesepakatan Terbaru ini Inggris Berencana membayar £570 juta (Disekitar Rp 11,1 triliun) Bagi bergabung Di Langkah Erasmus+ yang diperluas Di 2027. Nominal ini disebut telah didiskon 30%.
Akan Tetapi, kesepakatan ini hanya mencakup tahun ajaran 2027-2028. Akses Langkah Erasmus+ Sesudah periode ini bergantung Di kesepakatan Terbaru.
(nah/faz)
`;
constructor() {
super()
this.attachShadow({ Gaya: “open” })
this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
}
async connectedCallback() {
if (elementType === ‘single’) return false;
const { default: Swiper } = await import(
”
);
this.SwiperClass = Swiper;
const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
new this.SwiperClass(swiperContainer, {
slidesPerView: 1,
spaceBetween: 18,
navigation: {
nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
},
pagination: {
el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
clickable: true,
},
});
}
}
customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Mau Kuliah Di Finlandia? Berencana Ada Aturan Pendapatan Minimal Bagi Mahasiswa Luar!











