Porsi MBG Di RAPBN Belajar 2026 Turun Dari Sebab Itu 29%, Dana Guru-Dosen Naik



Jakarta

Porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tadinya mencapai 44% alokasi Dana Belajar Rp 757,8 triliun, turun menjadi 29% setara Rp 223,6 triliun. Di sisi lain, tunjangan Sebagai guru dan dosen naik.

Sambil Itu, Dana MBG 2026 secara total tetap Rp 335 triliun, cuma kini tidak seluruhnya diambilkan Bersama Dana Belajar. Selain Bersama Dana Belajar Ro 223,6 triliun, Dana MBG diambil Bersama Dana Kesejaganan Rp 24,7 triliun, Dana Fungsi Ekonomi Rp 19,7 triliun dan Dana Cadangan Rp 67 triliun.

“Alokasi Dana (MBG) Rp 335 T adalah Untuk bentuk yang dikategorikan Dana Belajar Lantaran penerimanya adalah para siswa, itu hanya ee adalah sebesar Rp 223,6 triliun. Dari Sebab Itu tidak seluruh Rp 335 T adalah Dana Belajar. Hanya yang penerimanya siswa yaitu Rp 223,6 triliun menurut perhitungan. Sedangkan Sebagai ibu hamil dan anak-anak usia dini kita masukkan Untuk kategori Dana Kesejaganan Rp 24,7 triliun dan Rp 19,7 T adalah fungsi ekonomi. Rp 335 triliun kita letakkan sebagian Untuk bentuk cadangan Rp 67 triliun,” urai Pembantu Presiden Pembantu Presiden Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Menkeu Sri Mulyani Untuk Pertemuan Kerja Bersama Badan Dana Wakil Rakyat Di Kamis (21/8/2025), dikutip Bersama YouTube Banggar Wakil Rakyat RI, Jumat (22/8/2025).

Angka yang disampaikan Menkeu Di Didepan Banggar Wakil Rakyat kemarin itu Merasakan perubahan dibanding yang disampaikan Menkeu Untuk Konferensi Pers Di Gedung Direktorat Jenderal Pph, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan Di Jumat (15/8/2025) lalu.

Rincian Dana Belajar Tahun 2026 yang disampaikan Menkeu Untuk Konferensi Pers Di Gedung Direktorat Jenderal Pph, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan Di Jumat (15/8/2025) lalu. Foto: (Cicin Yulianti/detikcom)

Karenanya Dana Belajar Sebagai penerima manfaat Siswa dan Mahasiswa total Rp 301,2 T Bersama yang Sebelumnya Itu Rp 401,5 T Lantaran Dana MBG dikurangi, rinciannya:

  • Bidikmisi/KIP Kuliah Rp 17,2 T

Sebagai 1,2 juta mahasiswa

Sebagai 4.000 mahasiswa

  • Inisiatif Indonesia Pintar (PIP) Rp 15,5 T

Sebagai 21,1 juta siswa

  • Makan Bergizi Gratis (MBG) Rp 223 T

Sebagai 82,9 juta orang

Sedangkan Dana Belajar Bersama penerima manfaat Sebagai Guru, Dosen dan Tenaga Kependidikan, naik Bersama yang tadinya Rp 178,7 T Dari Sebab Itu Rp 274,7 T, Bersama kenaikan signifikan Di TPG PNS, TPD PNS dan Gaji Pendidik sebesar 120,3 T yang tadinya Rp 82,9 T. TPG ASND naik tipis Bersama yang tadinya Rp 68,7 T Dari Sebab Itu Rp 69 T. Berikut rinciannya:

Sebagai 754.747 guru

Sebagai 1,6 juta guru

Sebagai 80.325 dosen

  • TPG PNS, TPD PNS dan Gaji Pendidik Rp 120,3 T

“Bersama Dana Belajar yang langsung dinikmati Dari dosen, guru, dan tenaga pendidik adalah 274,7 triliun. Ini juga kenaikan Bersama tahun Sebelumnya Itu. Sebagai tunjangan profesi profesi guru Sebagai non PNS adalah Rp 19,2 triliun. Dari Sebab Itu ini adalah guru yang bukan pegawai negeri pun Merasakan TPG Bersama APBN yaitu sebanyak 754.747 guru yang sebetulnya statusnya non PNS tapi tetap TPG dibayar Dari APBN,” urai Menkeu.

“Demikian juga Bersama dosen yang non PNS ada 80.325dosen yang Merasakan tunjangan profesi dosen Bersama Dana Rp 3,2 triliun. Sebagai TPG ASN Daerah R 69 triliun adalah Sebagai 1,6 juta guru. Ini kami sampaikan tunjangan profesi guru anggarannya adalah Di kementerian (Kemendikdasmen). Sedangkan gaji guru yang ASN Daerah ada Di TKDD (Peralihan Di Daerah dan Dana Desa), tunjangan profesi guru PNS dan tunjangan profesi dosen yang statusnya adalah PNS Rp 120,3 triliun,” imbuh Menkeu.

Sedangkan Dana Belajar Bersama penerima manfaat Sekolah atau Kampus tetap Di angka Rp 150,1 triliun Bersama rincian:

Pembangunan Terbaru 200 lokasi Rp 20 T
Operasional 200 lokasi Rp 4,9 T

  • Dukungan Operasional Sekolah (BOS) Rp 54,3 T

Sebagai 53,6 juta siswa

Sebagai 7,7 juta siswa

  • Renovasi Madrasah dan Sekolah Rp 22,5 T

850 Madrasah
11.686 Sekolah

201 PTN/Lembaga

Pembangunan Sekolah Unggul Garuda 9 lokasi

“Sebagai biaya operasi perguruan tinggi negeri Rp 9,4 triliun yaitu perguruan tinggi negeri maupun lembaga. Sedangkan sekolah unggulan Rp3 triliun Sebagai 9 lokasi. Sekolah kedinasan tidak masuk Di Untuk Dana Belajar. Dari Sebab Itu ini adalah Sebagai sekolah-sekolah ee Bersama mulai PAUD, SD, SMP, SMA, madrasah, maupun perguruan tinggi. Dan Sebagai siswa-mahasiswa, guru, dosen, tenaga pendidik maupun sekolah dan kampus. Malahan Sebagai guru dan dosen non PNS pun juga Merasakan TPG. Dana Belajar sesuai Bersama yang disampaikan Wakil Rakyat dan amanat konstitusi kita, 20% dijaga Di keseluruhan belanja,” urai Menkeu Sri Mulyani.

(nwk/pal)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Porsi MBG Di RAPBN Belajar 2026 Turun Dari Sebab Itu 29%, Dana Guru-Dosen Naik

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้