Jakarta –
Indonesia bakal Memperoleh alat carbon dating (penanggalan radiokarbon) Bagi mengukur usia benda purbakala hingga jutaan tahun. Kepala Badan Eksperimen dan Perkembangan Nasional (BRIN) mengatakan yang ada Di pihaknya Pada ini Mutakhir alat carbon dating Bagi pengukuran usia hingga 50 ribu tahun.
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menyebut sebenarnya BRIN tahun ini Berencana melakukan instalasi yang alat carbon dating Bagi menentukan usia benda bersejarah hingga jutaan tahun, yang berbasis Keahlian akselerator. Tetapi, instalasinya ditunda hingga tahun Di Sebab proses kustomisasinya berlangsung Pada dua tahun.
“Kami sepakat Bersama Kementerian Kebudayaan Bersama Pak Fadli Zon dan teman-teman bahwa posisi BRIN itu ada Di hulu. Dari Sebab Itu, itu mengapa semua koleksi ilmiah Yang Terkait Bersama Bersama artefak, ekofak Di arkeologi, manuskrip Nusantara yang kuno-kuno, Lalu juga audio visual yang Yang Terkait Bersama Bersama bahasa lokal yang hampir punah dan sebagainya, itu disimpan Di BRIN Sebab kami yang Memperoleh infrastruktur tersebut,” terang Laksana Di Diskusi dengar pendapat bersama Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Di Kamis (17/7/2025), yang dilansir Dari YouTube TVR Dewan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cukup Satu Alat Carbon Dating
Kepala BRIN menegaskan cukup ada satu alat carbon dating.
“Cukup satu (alat carbon dating) Sebab semua spesimen itu memang harus disimpan Di Cibinong sekarang. Dari Sebab Itu wajib simpan Ke sana Sebab spesimen tersebut belum menjadi benda Kearifan Lokal Global,” jelasnya.
Bagi dijadikan sebagai benda Kearifan Lokal Global, maka suatu spesimen perlu diteliti terlebih dahulu Dari BRIN. Laksana menekankan alat carbon dating Memperoleh harga yang mahal Bersama pemeliharaan operasional yang tinggi. Alat tersebut harus berada Di kawasan nuklir.
“Itu harganya saja sudah hampir Rp 70 miliar Bersama operational cost yang sangat tinggi. Dan kalau Di kami sudah Memperoleh semua itu Sebab memang kami ada orang nuklir. Dari Sebab Itu alat-alat seperti itu yang membuat memang lebih murah diletakkan Di BRIN,” terang Kepala BRIN.
“Toh semua infrastruktur Di BRIN itu kan dibuka Bagi umum,” tegasnya.
(nah/pal)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Indonesia Bakal Punya Alat Carbon Dating Bagi Penanggalan sampai Jutaan Tahun











