Jakarta –
Jerapah adalah hewan yang dikenal Bersama lehernya yang menjulang tinggi. Tetapi, bulunya yang berbintik-bintik indah juga sama khasnya. Akan Tetapi, mengapa jerapah Memperoleh bintik-bintik?
Ternyata bintik-bintik Di tubuh jerapah Memperoleh fungsi penting. Salah satu alasannya adalah Bagi kamuflase.
Bintik-bintik jerapah membantunya menyatu Bersama lingkungan Disekitar. Tanda-tanda yang tidak teratur memecah garis besar hewan tersebut, terutama Di sinar Matahari menembus pepohonan dan semak-semak. Hal ini membuat jerapah sulit dilihat, Kendati ukurannya sangat besar, Justru Di jarak beberapa kaki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamuflase sangat penting Bagi jerapah, terutama yang lebih muda. Sebuah studi tahun 2018 menemukan jika pola bintik yang lebih besar dan bulat dikaitkan Bersama tingkat kelangsungan hidup anak sapi yang lebih tinggi, hubungan yang Bersama para peneliti dikaitkan Bersama kamuflase yang lebih efektif.
Studi tersebut juga Menunjukkan jika induk jerapah dan anak-anaknya Memperoleh pola bulu yang sangat mirip, yang Menunjukkan bahwa beberapa karakteristik bentuk bintik jerapah dapat diwariskan.
Bintik-bintik Jerapah Tergantung Lingkungannya
Bintik jerapah ternyata tidak didapatkan secara acak. Menurut Live Science, bintik ini Akansegera menyesuaikan Bersama lingkungan tempat tinggal mereka.
Misalnya, beberapa peneliti telah Memperhatikan bentuk bercak-bercak Di bulu jerapah sering kali sesuai Bersama pola percabangan pohon akasia, yang umum Hingga sabana Afrika.
Bintik Jerapah Juga Berfungsi Sebagai Pengatur Suhu Tubuh
Fungsi bintik jerapah lainnya adalah Bagi mengatur suhu tubuh. Jerapah tidak dapat berkeringat atau terengah-engah, tetapi mereka hidup Hingga beberapa lingkungan terpanas Hingga Bumi. Karena Itu, bagaimana mereka tetap sejuk? Lewat bintik-bintiknya.
Hingga bawah setiap bercak terdapat jaringan pembuluh darah yang padat. Ketika jerapah perlu menghilangkan panas, pembuluh darah Hingga bawah bercak melebar dan Karena Itu mengalirkan darah Hingga bercak tersebut. Darah ini bergerak lebih Didekat Hingga permukaan kulit, tempat ia dapat melepaskan panas.
Sebuah studi tentang jerapah Masai (Giraffa camelopardalis tippelskirchi) didasarkan Di gagasan jika bintik-bintik penting Bagi termoregulasi. Termoregulasi adalah kemampuan Bagi menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Bintik-bintik yang lebih besar tampaknya menawarkan keuntungan Hingga iklim yang lebih dingin, Sebab pembuluh darah Hingga bawahnya dapat menyempit Bagi menghemat panas. Sebagai Alternatif, bintik-bintik yang lebih kecil lebih bermanfaat Di Situasi yang lebih panas, Sebab bercak yang lebih besar dan lebih gelap cenderung menyerap lebih banyak panas Matahari.
Pola Bintik Memengaruhi Kelangsungan Hidup Jerapah
Menariknya, para peneliti juga menemukan pola bintik memengaruhi kelangsungan hidup jerapah Masai jantan dewasa, tetapi tidak betina, Pada perubahan suhu ekstrem. Salah satu penjelasan yang Bisa Jadi adalah jerapah betina lebih banyak diam dan cenderung tinggal Di kelompok Bersama anak-anaknya, Sambil jerapah jantan menjelajah Area yang lebih luas dan Berusaha Mengatasi Situasi lingkungan yang lebih bervariasi.
Monica Bond, seorang ahli biologi satwa liar Hingga Universitas Zurich mengatakan efek yang diamati Di jerapah Masai Hingga Tanzania kemungkinan juga berlaku Bagi Penduduk Dunia jerapah lainnya. Hingga Di Itu, pola bulu juga membantu jerapah mengenali kerabat mereka.
Di sebuah studi yang diterbitkan Di tahun 2022, Bond dan rekan-rekannya Membahas ciri-ciri bintik, seperti bentuk, ukuran, dan orientasi, Di 399 jerapah Masai betina dewasa Hingga ekosistem Tarangire, Tanzania utara. Mereka menemukan jika jerapah Masai membentuk ikatan sosial yang lebih kuat Bersama jerapah yang pola bulunya mirip Bersama mereka. Sebab pola bulu diketahui diturunkan Di induk Hingga keturunannya, hasil ini Menunjukkan pola bintik berfungsi sebagai isyarat visual Bagi pengenalan kerabat.
Terakhir, pola bintik Di mamalia sering kali menandakan Kesejaganan dan status sosialnya secara keseluruhan serta berperan Di pemilihan pasangan. Menurut Bond, hal ini Bisa Jadi berlaku Bagi jerapah, Kendati belum dipelajari secara langsung.
(nir/nwk)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Mengapa Jerapah Memperoleh Bintik-bintik Hingga Tubuh Mereka?











