Kenapa Ke Korea Selatan Ujian Sekolah Disorot Sakral?



Jakarta

Detikers pernah mendengar istilah Suneung atau College Scholastic Ability Test (CSAT)? Suneung/CSAT merupakan ujian sekolah yang harus dilalui Bersama siswa menengah atas Ke Korea Selatan.

Mereka sangat menggantungkan nasib hidup mereka Ke depannya lewat hasil ujian Suneung. Supaya ujian ini Disorot sakral Ke Korea Selatan.

Pada masa Suneung berlangsung, Kegiatan siswa Ke luar Rumah seketika terhenti. Area Ke Korea Selatan Berencana sepi Lantaran siswa fokus belajar dan Menyusun ujiannya.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengapa Suneung Disorot sakral? Ketahui yuk fakta-faktanya!

Aturan Ujian yang Ketat

Mengutip BBC, penyebab mengapa ujian Suneung Disorot menegangkan Lantaran aturannya yang ketat. Sebelumnya masuk ruang ujian, siswa Berencana dicek Bersama petugas ujian.

Petugas membawa detektor logam Sebagai menyita Barang Dagangan-Barang Dagangan yang bisa mengganggu proses ujian. Seperti handphone, jam tangan hingga Literatur.

“Justru para guru pun diminta memakai Sandalku Latihan agar Sandalku mereka tidak berisik dan dapat mengganggu siswa,” kata seorang warga Korea Selatan bernama Lee Jin-yeong yang pernah Bersama Sebab Itu peserta ujian Suneung.

Samping Itu, ujian Suneung berlangsung Di hampir 8 jam. Waktu tersebut bisa dikatakan kurang Di menentukan hasil belajar siswa Di 12 tahun.

Penyusunan Soal Dilakukan Ke Tempat Rahasia

Selain pelaksanaan ujian Suneung yang ketat, penyusunan soal masih menjadi misteri. Setiap bulan September, guru-guru terpilih Berencana diajak Ke provinsi pegunungan Gangwon Sebagai menyusun soal.

Ke sana mereka memetakan soal-soal Bersama sangat teliti. Di satu bulan, mereka tidak boleh memakai handphone dan berkontak Bersama sembarang orang Sebagai mencegah kebocoran soal.

Obsesi Masuk Perguruan Tinggi SKY

Hasil ujian Suneung bisa menjadi syarat lulusan sekolah menengah Sebagai masuk kampus. Jika nilai yang didapat Sebagai masuk perguruan tinggi belum cukup, beberapa orang Berencana mengulangi ujian Suneung berkali-kali.

Seorang dosen sosiologi Ke Universitas Yonsei, Prof Lee Do-hoon menyebut kegagalan Menyambut skor tinggi Di ujian Suneung Berencana sangat mengecewakan Untuk peserta yang ingin masuk kampus SKY.

SKY adalah singkatan Di Seoul, Korea, dan Yonsei. Seoul National University, Korea University, dan Yonsei University dikenal sebagai kampus paling sulit ditembus Ke Bangsa tersebut.

Di 70% lulusan sekolah menengah yang melanjutkan Ke universitas, hanya Di 2% yang masuk Ke kampus tersebut. Ketiga kampus itu Disorot sebagai Harvard dan Yale atau Oxford dan Cambridge.

“Setiap tahun, surat kabar nasional Mendokumentasikan berapa banyak pengacara, hakim, dan kepala eksekutif Di konglomerat besar yang lulus Di universitas SKY,” kata Prof Lee.

Berdasarkan cerita Di para mahasiswanya, Prof Lee melihat lulusan universitasnya lebih mudah diterima Ke perusahaan. Rata-rata lulusan SKY diterima kerja Ke dinasti perusahaan besar Korea eperti LG, Kendaraan Hyundai, SK, Lotte, Samsung, dan lainnya.

“Ini membuat orang berpikir, kalau kuliah Ke SKY, bisa dapat pekerjaan bagus. Itulah sebabnya banyak orang tua dan mahasiswa sangat ingin kuliah Ke universitas-universitas tersebut. Padahal, jumlah pekerjaan dan Kemungkinan Ke perusahaan-perusahaan besar itu sebenarnya sangat sedikit,” kata Lee.

Orang Tua Berdoa Sebagai Ujian Suneung Anaknya

Di masa ujian ini, kuil-kuil Berencana ramai didatangi Bersama orang tua siswa yang mengikuti ujian. Mereka mendoakan putra-putrinya bisa Merasakan hasil yang baik.

Di mendukung kelulusan anaknya Ke Suneung, mereka tak ragu menghabiskan biaya besar Sebagai les. Biaya membesarkan anak Ke Korea Selatan sangat tinggi.

“Biaya membesarkan anak tinggi, dan merupakan Pada besar Di Dana keluarga berpenghasilan rendah. Tanpa penghasilan tambahan, Memiliki anak menyebabkan standar hidup yang lebih rendah, dan keluarga berpenghasilan rendah Berusaha Mengatasi risiko Kemiskinan Global,” kata OECD Di sebuah makalah tahun 2018.

Meski fakta-fakta Ke atas berlaku Sebagai beberapa tahun lamanya, tetapi Pemerintah Korea Selatan mulai 2023 telah membuat Aturan soal ujian Suneung atau CSAT yang lebih mudah.

Mengutip CNN, langkah tersebut dilakukan Sebagai menepis persepsi buruk tentang ujian Suneung yang menyeramkan. Diketahui, tak sedikit siswa Korea Selatan merasa Beban hingga depresi Di Menyusun ujian ini.

(cyu/nwk)

Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kenapa Ke Korea Selatan Ujian Sekolah Disorot Sakral?

พัฒนาทักษะการเล่นของคุณไปกับ PG SLOT เพื่อเรียนรู้ฟีเจอร์ใหม่ๆ ก่อนใครได้แล้ววันนี้