Jakarta –
Direktur Jenderal Pembelajaran Anak Usia Dini, Pembelajaran Dasar, dan Pembelajaran Menengah Kementerian Pembelajaran Dasar dan Menengah (Dirjen PDM Kemendikdasmen) Gogot Suharwoto minta orang tua antar anak Di hari pertama sekolah. Siap orang tua?
Hari pertama sekolah murid Mutakhir Akansegera diawali Di kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pembelajaran (MPLS). Di tahun ajaran 2025/2026, Kemendikdasmen ingin memastikan MPLS bisa bersifat ramah.
Di mana seluruh kegiatan MPLS harus membantu murid Mutakhir agar merasa diterima, bersemangat belajar, dan membentuk karakter positif. Bukan hanya murid dan sekolah, Gogot menekankan pentingnya peran orang tua Untuk pelaksanaan MPLS ramah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gogot mewakili Kemendikdasmen mengajak orang tua Sebagai hadir Di tahap perkembangan Pembelajaran anak yang Mutakhir. Salah satunya Di mengantar anak Di hari pertama sekolah.
“Kehadiran orang tua Di mengantar anak Di sekolah bukan hanya simbol kasih sayang, tapi juga bentuk keterlibatan awal yang sangat berarti Untuk proses Pembelajaran anak kita,” kata Gogot Untuk Peristiwa Sosialisasi MPLS Ramah 2025 yang disiarkan secara daring Di laman YouTube Kemendikdasmen, Selasa (8/7/2025).
Tekankan Peran Ayah
Hadir Di kesempatan yang sama, Kepala Pusat Penguatan Karakter Rusprita Putri Utami mengimbau agar satuan Pembelajaran melakukan sosialisasi kepada orang tua atau wali murid Mutakhir Sebelumnya MPLS dilaksanakan. Di sosialisasi ini, sekolah diharapkan Merangsang keterlibatan keluarga Sebagai mendampingi anak Di hari pertama sekolah.
Rusprita menjelaskan orang tua berperan penting Untuk Menyediakan pendampingan secara psikologis kepada anak-anaknya. Meski tidak terlihat, anak yang melanjutkan Pembelajaran Di jenjang berikutnya terkadang Memiliki perasaan khawatir
Karena Itu, orang tua diharapkan bisa Menyediakan rasa aman kepada anak-anak mereka. Pemberian rasa aman ini juga bisa diwujudkan Di mengantarkan anak Di hari pertama MPLS atau Pada MPLS berlangsung.
Untuk Kontek Sini, Rusprita juga menekankan peran ayah Sebagai mengantar anak Di sekolah bukan hanya ibu.
“Diharapkan ayah, ibu, ataupun wali murid Sebagai berkenan mengantarkan anak-anaknya Di Di pelaksanaan MPLS, terumata juga ayah. Karena Itu jangan hanya Karena Itu beban ibu Sebagai mengantarkan (anak) Di sekolah,” tegasnya.
Kehadiran ayah Di hari pertama sekolah diharapkan bisa menambah semangat Bagi anak-anaknya agar tidak gugup bila bertemu Di teman Mutakhir. Di Itu, ayah juga bisa Menyediakan nasihat kepada putra-putrinya.
“Berikanlah Pemberian moral kepada putra-putrinya dan juga berikanlah Pemberian semangat agar tidak gugup. Harapannya ada rasa Self-Esteem dan juga terus mengingatkan kepada putra-putrinya Sebagai berlaku sopan kepada siapa saja,” tandas Rusprita.
(det/nah)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: Kemendikdasmen Minta Orang Tua Antar Anak Di Hari Pertama Sekolah











