Jakarta –
Berbicara soal Negeri-Negeri Ke Timur Ditengah, ternyata topik yang bisa ditelisik bukan hanya soal Situasi konfliknya. Beberapa Negeri Ke sana ternyata Memiliki cadangan Energi yang melimpah dibandingkan Eropa atau Amerika.
Malahan sebagian Negeri Bersama Asia seperti China, Jepang dan Korea Selatan sangat bergantung Ke Perdagangan Keluar Negeri Energi Bersama Timur Ditengah. Misalnya China, mengutip BBC Negeri ini membeli Disekitar 90% Energi yang diekspor Iran Di pasar Dunia.
Begitu juga Bersama Korea Selatan, Negeri ginseng ini amat bergantung Ke Perdagangan Keluar Negeri Energi Bersama Arab Saudi. Tahun ini, Korsel telah membeli 1,7 juta barel Energi mentah Bersama Daerah Timur Ditengah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Organization of the Petroleum Exporting Countries (Organisasi Energi) telah mencatat beberapa Negeri yang paling banyak menghasilkan Energi. Organisasi Energi didirikan tahun 1960 Bersama Iran, Irak, Kuwait, Arab Saudi, dan Venezuela, Lalu diikuti Bersama anggota Pada yakni Aljazair, Angola, Kongo, Guinea Ekuatorial, Gabon, Libya, Nigeria, dan Uni Emirat Arab.
Daftar Negeri Bersama Cadangan Energi Terbesar Ke Dunia
Mengutip World Atlas yang merangkum data Organisasi Energi tahun 2023, berikut Negeri-Negeri yang punya cadangan Energi terbesar Ke dunia:
1. Venezuela: 303,22 miliar barel
2. Arab Saudi: 267,19 miliar barel
3. Iran: 208,60 miliar barel
4. Kanada: 163,63 miliar barel
5. Irak: 145,02 miliar barel
6. Uni Emirat Arab: 113,00 miliar barel
7. Kuwait: 101,50 miliar barel
8. Rusia: 80,00 miliar barel
9. Amerika Serikat: 55,25 miliar barel
10. Libya: 48,36 miliar barel
Anggota Organisasi Energi Terbukti Simpan 80% Cadangan Energi Dunia
Mengutip World Economic Forum, sebanyak 13 Negeri anggota Organisasi Energi terbukti menyimpan 80% cadangan Energi bumi. Rusia pun Malahan telah bersekutu Bersama 10 Negeri Bersama daftar tersebut dan membentuk organisasi Organisasi Energi+.
Selain Rusia, Negeri Kazakhstan, Meksiko, Oman, dan Azerbaijan pun bergabung Bersama Organisasi Energi+. Organisasi tersebut merupakan respons turunnya harga Energi Lantaran produksi Energi serpih Bersama Amerika Serikat.
Secara keseluruhan, Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat ada 100 Negeri yang punya sumber daya Energi mentah. Akan Tetapi hanya 51% yang bisa memproduksinya.
Karena Itu, Keputusan soal Perdagangan Keluar Negeri Energi mentah Bersama Negeri-Negeri anggota Organisasi Energi sangat berpengaruh Ke harga Energi dunia. Negeri yang tidak punya sumber daya ini Akansegera alami lonjakan harga Energi jika Negeri Organisasi Energi menurunkan jumlah produksinya.
(cyu/nwk)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: 10 Negeri yang Punya Cadangan Energi Terbesar Ke Dunia, Iran Nomor Berapa?











