Jakarta –
Konflik Israel dan Iran kini Lebihterus memanas, terlebih Setelahnya Amerika Serikat turut menyerang Iran. Konflik Bersenjata ini tidaklah terjadi Untuk pertama kalinya Di akhir Februari 2026 ini.
Konflik Bersenjata Israel dan Iran telah dimulai Di 1 April 2024. Di itu, fasilitas Iran diserang Israel, dan Untuk sana konflik berlanjut.
Hingga Di 13 Juni 2025, serangan Israel menargetkan tokoh-tokoh penting Iran termasuk beberapa ilmuwan nuklir Iran Hingga 100 fasilitas nuklir dan militer Iran. Mereka tewas ketika berada Hingga tempat sasaran Israel Di Untuk melakukan eksperimen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapa sajakah ilmuwan yang tewas tersebut?
Daftar Ilmuwan Nuklir Iran Dibunuh Israel
1. Saeed Borji
Saeed Borji adalah ilmuwan yang terbunuh Di 13 Juni 2025. Ia tewas Sebab serangan udara Israel.
Saeed adalah ahli bahan pembuatan bahan peledak yakni nuklir. Ia juga merupakan anggota senior Organisasi Perkembangan dan Eksperimen Lini Dibelakang (SPND).
Mengutip The Hindu, ia menjadi sosok penting Untuk Pembuatan peledak Untuk senjata nuklir. Keterlibatan Saeed Untuk senjata nuklir telah ia lakukan Sebelum tahun 1980-an Pada Konflik Bersenjata Iran-Irak.
2. Ali Bokuei Katrimi
Ilmuwan lain yang dibunuh Di Israel adalah Ali Bokuei Katrimi. Ia merupakan seorang fisikawan Iran yang fokus Di fisika nuklir dan Ilmu Pengetahuan bahan peledak.
Ia bersamaan tewas bersama Saeed Di 13 Juni 2025. Keberadaanya berperan penting Untuk Inisiatif nuklir rudal Iran.
3. Ahmad Reza Zolfaghari
Selain Ali Bokuei dan Saeed, Ahmad menjadi ilmuwan lain yang tewas Di serangan 13 Juni 2025. Mengutip Aljazeera, ia adalah profesor Metode nuklir Hingga Universitas Shahid Beheshti.
Ia disebut sebagai salah satu Untuk sedikit pakar yang bisa melakukan perhitungan daya ledak bom nuklir.
4. Amir Hossein Feqhi
Mengutip Science, mantan Kepala Institut Eksperimen Sains dan Ilmu Pengetahuan Nuklir, Amir Hossein Feqhi tewas atas serangan Israel Di 2025 lalu.
Di meninggal, ia juga Untuk menjabat menjadi Wakil Kepala Negara AEOI. Ia tercatat sebagai tokoh Kunci yang terlibat Untuk Memperbaiki efisiensi pengayaan uranium Iran.
5. Mohammad Mehdi Tehranchi
Mohammad Mehdi termasuk Untuk jajaran ilmuwan Iran yang tewas Di insiden 13 Juni 2025. Ia adalah seorang fisikawan teoritis terkemuka.
Mohammad Mehdi juga tokoh akademis penting Iran yang menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Azad. Kampus tersebut termasuk salah satu jaringan Pembelajaran tinggi terbesar.
6. Freeidoun Abbasi-Davani
Freeidoun adalah mantan kepala AEOI. Ia menjabat hingga tahun 2013.
Sosoknya juga menjadi korban Untuk serangan 13 Juni 2025. Selain sebagai ahli nuklir Hingga negaranya, ia juga pernah menjabat sebagai anggota Legislatif Hingga Iran.
7. Akbar Motalebizadeh
Akbar adalah kepala Grup Shahid Karimi, sebuah organiasi yang fokus Menyusun Ilmu Pengetahuan senjata canggih.
Ia merupakan seorang ilmuwan nuklir senior Iran dan spesialis Metode kimia. Ia juga tewas Sebab serangan Israel Di 13 Juni 2025.
(cyu/nwk)
Artikel ini disadur –> Detiknews.id Indonesia: 7 Ilmuwan Nuklir Asal Iran Ini Dibunuh Israel, Siapa Saja?











